Bambusa vulgaris: Difference between revisions
No edit summary |
|||
| (3 intermediate revisions by the same user not shown) | |||
| Line 72: | Line 72: | ||
=='''Referensi''':== | =='''Referensi''':== | ||
* Fauzi, H. M. (2018). Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Alasmalang dengan Memanfaatkan Rebung sebagai Bahan Aneka Olahan Kue. Integritas, 2(1), 12-24. https://doi.org/10.36841/integritas.v2i1.209 | |||
* Makatita, S. H. (2020). Pengaruh Kandungan Rebung Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Dan Tekanan Darah. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat, 4(1), 46-57. http://dx.doi.org/10.52031/edj.v4i1.42 | |||
https://www.inaturalist.org/observations/ | * https://www.inaturalist.org/observations/302640872 | ||
=='''Lokasi Tanaman:'''== | =='''Lokasi Tanaman:'''== | ||
<html> | <html> | ||
<iframe | <iframe | ||
src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m17!1m12!1m3! | src="https://www.google.com/maps/embed?pb=!1m17!1m12!1m3!1d3962.4935246899213!2d108.50553507499451!3d-6.709462093286265!2m3!1f0!2f0!3f0!3m2!1i1024!2i768!4f13.1!3m2!1m1!2zNsKwNDInMzQuMSJTIDEwOMKwMzAnMjkuMiJF!5e0!3m2!1sid!2sid!4v1759049849734!5m2!1sid!2sid" | ||
width="600" height="400" | width="600" height="400" | ||
style="border:0;" | style="border:0;" | ||
| Line 86: | Line 86: | ||
</iframe> | </iframe> | ||
</html> | </html> | ||
__NOTOC__ | __NOTOC__ | ||
[[Category:B]] | |||
[[Category:Bambusa]] | [[Category:Bambusa]] | ||
[[Category:Tanaman Industri]] | |||
Latest revision as of 13:35, 11 October 2025
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal (Cirebon) | : | Pring Kuning, Pring Emas | |
| Nama Ilmiah | : | Bambusa vulgaris | |
| Klasifikasi | : | Kingdom
Divisio Clade Clade Clade Order Family Genus Species Author |
: Plantae
: Magnoliophyta : Angiospermae : Monocots : Commelinids : Poales : Poaceae : Bambusa : Bambusa vulgaris : Schrad. ex J.C.Wendl, 1808 |
Morfologi:
Bambusa vulgaris memiliki habitus rumput raksasa yang membentuk rumpun dengan tinggi 10-20 meter dengan diameter batang 4-10 cm. Memiliki batang berupa buluh beruas panjang berwarna kuning cerah dengan nodus jelas yang dilengkapi dengan pelepah berambut halus. Memiliki daun majemuk semu dengan helai lanset berwarna hijau muda dengan ujing runcing dan tepi kasar. Jarang berbunga dan jika muncul berbentuk malai panjang dengan bulir kecil. Memiliki akar rimpang yang membentuk rumpun rapat untuk menahan tanah dari erosi.
Peranan :
- Bahan bangunan & kerajinan: batang digunakan untuk dinding, atap, anyaman, kursi, pagar, hingga peralatan dapur.
- Tanaman hias & pelindung: pring kuning ditanam di pekarangan sebagai pagar hidup dan peneduh.
- Ekologis: akar bambu efektif menahan erosi, sering ditanam di tepi sungai dan sawah.
- Obat tradisional: rebung (tunas muda) dimasak untuk sayur; air rebung dipercaya membersihkan darah. Menurut Fauzi (2018) Rebung mempunyai kandungan kalium cukup tinggi. Kadar kalium per 100 gram rebung adalah 533 mg. Makanan yang sarat kalium, yaitu minimal 400mg, dapat mengurangi risiko stroke. Peran kalium mirip dengan natrium, yaitu bersama-sama dengan klorida, membantu menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan asam basa. Kalium menjaga tekanan osmotik dalam cairan intraseluler, dan sebagian terikat dengan Protein.
Menurut Makakita (2020) Rebung bambu mengandung beberapa zat aktif yaitu saponin, flavonoid, dan polifenol. Senyawa yang mempunyai aktivitas biologis sebagai diuretik adalah flavonoid. Mekanisme kerja flavonoid sebagai diuretik yaitu dengan menghambat reabsorpsi Na+, K+ dan Cl sehingga terjadi peningkatan elektrolit di tubulus sehingga terjadilah diuresis. Diuresis menyebabkan penurunan volume plasma yang akan menurunkan curah jantung dan akhirnya menurunkan tekanan darah.
Referensi:
- Fauzi, H. M. (2018). Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Alasmalang dengan Memanfaatkan Rebung sebagai Bahan Aneka Olahan Kue. Integritas, 2(1), 12-24. https://doi.org/10.36841/integritas.v2i1.209
- Makatita, S. H. (2020). Pengaruh Kandungan Rebung Dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Dan Tekanan Darah. Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat, 4(1), 46-57. http://dx.doi.org/10.52031/edj.v4i1.42
- https://www.inaturalist.org/observations/302640872
Lokasi Tanaman: