Cerbera manghas: Difference between revisions
| Line 53: | Line 53: | ||
Sohail, N., Sohail, A., Satyal, R., Elchouemi, M., Choudhry, A., Palu, A., & Lodhi, H. (2025). Biological Activity of ''Cerbera manghas'' L.(Apocynaceae). ''Pharmacognosy'', 3(1), 1-7. | Sohail, N., Sohail, A., Satyal, R., Elchouemi, M., Choudhry, A., Palu, A., & Lodhi, H. (2025). Biological Activity of ''Cerbera manghas'' L.(Apocynaceae). ''Pharmacognosy'', 3(1), 1-7. | ||
Widakdo, D. S. W. P. J., & Setiadevi, S. (2017). Respon hama ulat buah melon terhadap aplikasi pestisida nabati buah bintaro (''Cerbera manghas'' L.) pada berbagai konsentrasi. ''Agrotechnology Research Journal, 1''(2), 48–51. | Widakdo, D. S. W. P. J., & Setiadevi, S. (2017). Respon hama ulat buah melon terhadap aplikasi pestisida nabati buah bintaro (''Cerbera manghas'' L.) pada berbagai konsentrasi. ''Agrotechnology Research Journal, 1''(2), 48–51. | ||
Latest revision as of 11:37, 4 November 2025
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal | : | Bintaro |
| Nama Ilmiah | : | Cerbera manghas |
| Klasifikasi | : | Kingdom : Plantae
Clade : Magnoliophyta Clade : Angiospermae Clade : Eudicots Clade : Superasterids Clade : Asterids Clade : Lamiids Order (Ordo) : Gentianales Family : Apocynaceae Genus : Cerbera Species : Cerbera manghas Author : Linnaeus, 1791 |
Morfologi:
Bintaro (Cerbera manghas) memiliki perawakan (habitus) berupa pohon, buahnya sekilas mirip mangga namun berbeda, daging buah bintaro berserat dan tidak dapat dikonsumsi. Buah bintaro Ketika matang akan berwarna merah saat matang dan bentuknya oval. Tumbuhan ini memiliki tinggi mencapai 10-20 metter. Batang bintaro tegak, berkayu, berbentuk bulat, dan berbintik-bintik hitam. Kulit batang binnatro tebal dan berkerak. Tumbuhan bintaro memiliki karakteristik morfologi berdaun tunggal, lonjong, permukaan licin, dengan tepi rata, ujung dan pangkal meruncing, serta pertulangan menyirip. Ukurannya biasanya panjang 15–20 cm dan lebar 3–5 cm, berwarna hijau. Daun ini tersusun dalam kelompok di ujung cabang tanaman.
Peranan :
Sebagai obat pestisida nabati, bagian tumbuhan yang digunakan yaitu buahnya. Buah bintaro yang mengandung senyawa golongan alkaloid yang bersifat toksik repellent dapat mengendalikan hama ulat buah pada tanaman, sehingga dengan sifat buah bintaro tersebut (beracun) tidak dapat dikonsumsi oleh manusia (Widakdo et al, 2017).
Referensi:
Sohail, N., Sohail, A., Satyal, R., Elchouemi, M., Choudhry, A., Palu, A., & Lodhi, H. (2025). Biological Activity of Cerbera manghas L.(Apocynaceae). Pharmacognosy, 3(1), 1-7.
Widakdo, D. S. W. P. J., & Setiadevi, S. (2017). Respon hama ulat buah melon terhadap aplikasi pestisida nabati buah bintaro (Cerbera manghas L.) pada berbagai konsentrasi. Agrotechnology Research Journal, 1(2), 48–51.
https://www.inaturalist.org/observations/302022909
Lokasi Tanaman: