Jatropha multifida

From Ethnobotany ID
Revision as of 12:59, 11 October 2025 by Sudianto (talk | contribs)
Jump to navigation Jump to search

Gambar

Klasifikasi

Nama Lokal : Sente, Bira Besar, Keladi Gajah
Nama Ilmiah : Alocasia macrorrhizos
Klasifikasi : Kingdom : Plantae

Kingdom : Plantae

Divisio : Magnoliophyta

Clade : Angiosperms

Clade : Monocots

Order : Alismatales

Family : Araceae

Genus : Alocasia

Species : Alocasia macrorrhizos

Author : (L.) G. Don, 1839

Morfologi:

Alocasia macrorrhizos atau keladi gajah merupakan tumbuhan angiospermae (Magnoliophyta) yang termasuk ke dalam ordo Alismatales, famili Araceae. Tumbuhan ini memiliki perawakan berupa herba tegak dengan tinggi dapat mencapai 2–5 meter. Batangnya berupa rimpang tegak yang membesar di pangkal, bertekstur lunak namun kokoh, dan menyimpan cadangan makanan. Daunnya tunggal, berukuran sangat besar dengan panjang 40–90 cm dan lebar 30–60 cm. Bentuk daun menyerupai jantung (cordate) hingga segitiga lebar dengan ujung meruncing. Pertulangan daun menjari dari pangkal dengan tulang utama yang jelas dan menonjol. Tepi daun rata, pangkal berlekuk dalam, dan permukaan daun licin berwarna hijau tua mengilap. Tangkai daun panjang, bisa mencapai 1 meter, tumbuh dari pangkal batang, silindris, dan kokoh menopang helaian daun yang lebar. Akar pada keladi gajah berupa akar serabut yang tumbuh dari pangkal batang dan rimpang, menyebar luas di tanah sehingga membantu menopang tumbuhan berukuran besar ini.

Peranan :

  • Sebagai tanaman hias. Bagian yang digunakan yaitu seluruh bagian tanaman, karena ukuran daunnya yang besar dan indah. Sente sering ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias sekaligus peneduh.
  • Sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan pertumbuhan Escherichia coli dan  Staphylococcus aureus. Bagian yang digunakan adalah daun. Berdasarkan penelitian (Hamtini et al, 2017) Ekstraksi  dilakukan menggunakan metode  maserasi  dan pelarut  yang  digunakan adalah  metanol.  Hasil uji  fitokimia  menunjukkan bahwa  ekstrak daun  Alocasia macarrizos  mengandung  senyawa flavonoid  dan  tanin yang  dapat berpotensi  sebagai antibakteri (Hamtini et al,2017).

Referensi:

  • Hamtini, H., Anliza, S., & Shufiyani, S. (2017). Uji ekstrak daun Alocasia macrorrhizos Sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara in vitro. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 4(1), 107-112.
  • https://www.inaturalist.org/observations/308960227

Lokasi Tanaman: