Allium tuberosum

From Ethnobotany ID
Jump to navigation Jump to search

Gambar

Klasifikasi

Nama Lokal : Kucai
Nama Ilmiah : Allium tuberosum
Klasifikasi : Kingdom : Plantae

Domain : Eukaryota

Kingdom : Plantae

Clade : Angiospermae (tumbuhan berbunga)

Clade : Monocots (monokotil)

Order : Asparagales Link

Family : Amaryllidaceae J.St.-Hil.

Subfamily : Allioideae Herb.

Genus : Allium L.

Species : Allium tuberosum Rottler ex Spreng.

Morfologi:

Ki tolod adalah terna tegak yang mencapai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, serta bergetah putih dengan rasa tajam yang beracun.Daunnya tunggal, duduk, helaian daunnya berbentuk lanset, dengan ujungnya yang runcing, dan pangkalnya yang menyempit. Tepi daunnya bergerigi sampai melekuk, dengan panjang daun 5-17 cm, dan berwarna hijau. Bunganya tunggal, tegak, bertangkai panjang, keluar dari ketiak daun, mahkotanya berbentuk bintang, dan berwarna putih. Buahnya termasuk buah kotak, berbentuk lonceng, merunduk, merekah menjadi dua ruang, dengan biji yang banyak. (inaturalis, 2025).

Peranan :

Kucai banyak dimanfaatkan daunnya oleh masyarakat Cirebon sebagai tambahan penyedap pada masakan khas cirebon sepeti empal gentong, nasi lengko, dan ketoprak. Daun kucai (Allium tuberosum) mengandung berbagai mineral penting seperti kalium, kalsium, natrium, magnesium, dan zat besi, (Iksen et al., 2019) serta senyawa fitokimia seperti flavonoid, fenol, dan saponin. Daun Kucai Kandungan ini memberikan berbagai manfaat kesehatan (Tang et al., 2017), antara lain:

  • Antidiabetik: Membantu menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan metabolisme lipid.
  • Hepatoprotektif: Melindungi hati dari kerusakan akibat racun melalui efek antioksidan dan antiinflamasi.
  • Antioksidan: Meningkatkan aktivitas enzim pelindung seperti SOD, GSH, dan katalase.
  • Antimikroba: Memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen.
  • Sumber nutrisi: Tinggi mineral esensial yang penting untuk fungsi tubuh (Khalid et al., 2014).

Konsumsi daun kucai, terutama dalam bentuk segar, disarankan untuk mempertahankan kandungan gizinya secara optimal.

Referensi:

Lokasi Tanaman: