Ardisia elliptica
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal (Cirebon) | : | Kancing sepatu ardisia | |
| Nama Ilmiah | : | Ardisia elliptica | |
| Klasifikasi | : | Kingdom
Divisio Clade Clade Clade Clade Order Family Genus Species Author |
: Plantae
: Magnoliophyta : Angiospermae : Eudicots : Superasterids : Asterids : Ericales : Primulaceae : Ardisia : Ardisia elliptica : Thunb, 1780 |
Morfologi:
Ardisia elliptica atau yang di Cirebon dikenal dengan nama kancing sepatu ardisia memiliki habitus semak atau pohon kecil dengan tinggi 2–6 m, bercabang banyak, tumbuh rapat membentuk semak lebat. Memiliki batang tegak, berkayu keras, berwarna cokelat keabuan dan berkulit halus. Daunnya tunggal tersusun spiral berbetuk elips hingga lonjong, berujung meruncing, pangkalnya membulat, permukaan daun licin dan berwarna hijau tua mengilap. Bunganya berbentuk malai atau dikenal dengan tandan kecil yang muncuk di ketiak daun, berukuran kecil, berwarna merah muda atau putih dengan kelopak kecil dan mahkota berbentuk bintang. Buah Ardisia elliptica berbentuk buni, bulat, berukuran ± 0,5 – 1 cm awalnya berwarna hijau muda lalu ungu kehitaman saat sudah matang dan tumbuh bergerombol. Akarnya tunggang dengan percabangan lateral.
Peranan :
- Tanaman hias: sering dipelihara karena buahnya berwarna kontras dan tampak dekoratif.
- Potensi obat tradisional: ekstrak daunnya digunakan secara empiris untuk menurunkan demam dan sebagai antiradang. Warga mengkonsumsi Ardisia elliptica tersebut dengan cara merebus daun/buahnya kemudian diambil air rebusannya untuk diminum.
- Ekologis: buah dimakan burung sehingga membantu penyebaran alami, tetapi juga dapat berperan sebagai gulma invasif di beberapa tempat.
Referensi:
- https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/3071
- https://en.wikipedia.org/wiki/Ardisia_elliptica
Lokasi Tanaman: