Coleus scutellarioides
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal | : | Jawer Kotok |
| Nama Ilmiah | : | Coleus scutellarioides |
| Klasifikasi | : | Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta Class : Magnoliopsida Order : Lamiales Family : Lamiaceae Genus : Coleus Species : Coleus scutellarioides Author : Linnaeus, 1830 |
Morfologi:
Jawer Kotok merupakan tanaman semak/perdu dari famili Lamiaceae dengan tinggi sekitar 0,5–1 meter, tumbuh di dataran rendah hingga 1.200 mdpl. Batangnya berbentuk segi empat, berusuk, dengan tipe percabangan simpodial dan sistem akar tunggang serabut. Daunnya merupakan daun tunggal dengan bentuk beragam, mulai dari jorong, bulat, hingga bangun ginjal, tergantung aksesi. Tepi daun dapat beringgit atau berombak, dengan ujung daun runcing, meruncing, tumpul, atau terbelah, serta pangkal daun tumpul, membulat, berlekuk, atau runcing. Warna daun sangat bervariasi, mencakup hijau, kekuningan, ungu, hingga cokelat, dengan corak kontras seperti merah muda atau ungu pada bagian tengah maupun tepi daun. Permukaan atas daun umumnya licin berbulu, sedangkan permukaan bawah berkerut. Daun tipis dan lunak, dengan tulang daun menyirip. Bunganya tersusun majemuk berbentuk bulir, berwarna putih hingga putih keunguan
Peranan :
Sebagai obat demam, luka, gangguan pencernaan, malaria, serta perawatan pasca melahirkan, dan penelitian modern juga menunjukkan potensinya sebagai anti-inflamasi, antidiabetes, antioksidan, antimalaria, dan imunomodulator. Bagian yang digunakan adalah daunnya, yang diolah dengan cara direbus untuk diminum airnya atau ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit, sedangkan dalam penelitian farmakologi daunnya diekstraksi menggunakan pelarut organik seperti etanol, metanol, atau air. Secara ilmiah, khasiat ini dijelaskan oleh kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, terpenoid, dan minyak atsiri; flavonoid berperan sebagai antioksidan, alkaloid dan saponin bersifat antibakteri serta antimalaria, sementara tanin membantu penyembuhan luka dengan mempercepat pembekuan darah dan perbaikan jaringan.
Referensi:
- Arlianti, D., Rohyani, I. S., & Ariska, N. (2024). Keragaman lima aksesi Jawer Kotok (Plectranthus scutellarioides (L.) R. Br.) berdasarkan karakter morfologi. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 17(1), 75–90.
- https://www.inaturalist.org/observations/298624695
Lokasi Tanaman: