Hippobroma longiflora
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal | : | Kitolod, sangkobak |
| Nama Ilmiah | : | Hippobroma longiflora |
| Klasifikasi | : | Kingdom (Kerajaan): Plantae
Clade: Angiosperms (Tumbuhan berbiji tertutup) Clade: Eudicots Clade: Asterids (Superasterids → Asterids → Euasterids II) Order (Ordo): Asterales Family (Famili): Campanulaceae Juss. Subfamily (Subfamili): Lobelioideae (sering dikelompokkan di subfamili ini) Genus: Hippobroma G.Don Species: Hippobroma longiflora (L.) G.Don |
Morfologi:
Ki tolod adalah terna tegak yang mencapai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, serta bergetah putih dengan rasa tajam yang beracun.Daunnya tunggal, duduk, helaian daunnya berbentuk lanset, dengan ujungnya yang runcing, dan pangkalnya yang menyempit. Tepi daunnya bergerigi sampai melekuk, dengan panjang daun 5-17 cm, dan berwarna hijau. Bunganya tunggal, tegak, bertangkai panjang, keluar dari ketiak daun, mahkotanya berbentuk bintang, dan berwarna putih. Buahnya termasuk buah kotak, berbentuk lonceng, merunduk, merekah menjadi dua ruang, dengan biji yang banyak. (inaturalis, 2025).
Peranan :
- Kitolod banyak dimanfaatkan bunganya oleh masyarakat Cirebon sebagai obat tetes mata. Tetes mata diperoleh dengan memetik bagian bunga nya.
- Penelitian Sari et.al., (2025) tanaman kitolod berkhasiat dalam mengobati katarak, sakit tenggorokan dan kanker. Bunganya berkhasiat dalam mengobati asma, iritasi mata dan sakit gigi. Daun kitolod mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, steroid dan terpenoid.
Referensi:
- Sari, A. B., Sutrisna, E., & Wahyono, D. J. (2025, June). Analysis of active compounds of ethanol extract of leaves (Hippobroma longiflora (L.) G. Don. In AIP Conference Proceedings (Vol. 3309, No. 1, p. 030001). AIP Publishing LLC.
- https://www.inaturalist.org/observations/295046212
Lokasi Tanaman: