Limnocharis flava
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal | : | Genjer |
| Nama Ilmiah | : | Limnocharis flava |
| Klasifikasi | : | Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta Clade : Angiosperms Clade : Monocots Order : Alismatales Family : Alismataceae Genus : Limnocharis Species : Limnocharis flava Author : (L.) Buchenau, 1869 |
Morfologi:
Limnocharis flava atau genjer merupakan tumbuhan angiospermae (Magnoliophyta) dari ordo Alismatales, famili Alismataceae. Tumbuhan ini berupa herba akuatik atau semi-akuatik yang tumbuh di sawah, rawa, atau genangan air dengan tinggi 20–70 cm. Batangnya lunak, bulat, berongga, dan tegak, tumbuh dari sistem rizom yang terendam di tanah berlumpur atau dasar perairan. Daunnya tunggal, berbentuk jantung atau elips dengan tangkai panjang. Pertulangan daun menyirip dengan tulang utama yang menonjol jelas. Tepi daun rata, pangkal membulat atau berbentuk jantung, ujung daun meruncing. Permukaan daun licin dan berwarna hijau. Bunganya kecil, berwarna kuning terang. Akar berupa akar serabut yang tumbuh dari rizom, menyebar dangkal di dasar lumpur atau air, membantu menahan tanaman agar tetap tegak di perairan dangkal.
Peranan :
- Sebagai pangan atau lalapan. Bagian tumbuhan yang digunakan adalah batang dan daunnya. Cara pengolahannya dengan dicuci bersih dan direbus lalu dimakan dengan sambal sebagai lalapan.
- Sebagai sebagai obat untuk tonsilitis dan suplemen peningkat nafsu makan. Bagian yang digunakan adalah daun dan bunganya. Daun dan bunga genjer mengandung kardnolida, flavonoid dan polifenol yang dapat meningkatkan nafsu makan (Ifora et al; Isa et al dalam Norhalisah, 2024).
- Sebagai suplemen makanan dan memperlancar pencernaan. Bagian yang digunakan tangkainya. Menurut penelitian Putri et al,. (2020) genjer memiliki kandungan serat yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai suplemen makanan berupa granul instan. Komposisi dari genjer komposisi terdiri dari 93,92% air, 0,20% lemak, 2,38% protein, 0,70% abu, 0,10% abu larut asam, 2,70% karbohidrat dan 1,31% serat kasar, dengan kandungan tersebut baik dikonsumsi oleh ibu hamil sebagai alternatif mencegah konstipasi (sembelit) pada masa kehamilan.
Referensi:
- Norhalisah, N., Utami, N. H., & Irianti, R. (2024). Ethnobotany of Limnocharis flava (L.) Buch in Bakumpai Dayak Community of Bagus Village, Barito Kuala District as a Popular Scientific Book. Vidya Karya, 39(1), 38-48. https://doi.org/10.20527/jvk.v39i1.18558
- Putri, N. P., Selliyati, D., Samkakai, A., Sari, A., Hermino, A., & Friscila, I. (2020). Ekstrak genjer (Limnocharis flava) sebagai alternatif mencegah konstipasi pada masa kehamilan: Narrative Review. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 11(2), https://doi.org/10.33859/dksm.v11i2.633
- https://www.inaturalist.org/observations/302563602
Lokasi Tanaman: