Syzygium polyanthum
Jump to navigation
Jump to search
Gambar
Klasifikasi
| Nama Lokal | : | Salam |
| Nama Ilmiah | : | Syzygium polyanthum |
| Klasifikasi | : | Kingdom : Plantae
Clade : Angiosperms (Tumbuhan berbunga) Clade : Eudicots Clade : Core eudicots Clade : Superrosids Clade : Rosids Clade : Eurosids II (Malvids) Order : Myrtales Juss. ex Bercht. & J.Presl Family: Myrtaceae Juss. Genus : Syzygium P.Browne ex Gaertn Spesies dan Penulis: Syzygium polyanthum (Wight) Walp. |
Morfologi:
Tumbuhan salam merupakan pohon kecil hingga sedang yang dapat tumbuh hingga 25 meter. Daunnya berbentuk lonjong, berwarna hijau mengkilap, dengan panjang sekitar 8–15 cm dan lebar 3–5 cm. Permukaan daun halus dan mengeluarkan aroma khas jika diremas. Bunganya kecil berwarna putih, dan buahnya berbentuk bulat kecil, berwarna ungu kehitaman saat masak (inaturalis, 2025).
Peranan :
- Daun salam banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap dalam masakan tradisional Indonesia. Selain sebagai rempah, daun salam juga digunakan dalam pengobatan tradisional, antara lain untuk menurunkan kadar gula darah, kolesterol, tekanan darah, serta sebagai antiradang dan antimikroba.
- Beberapa studi menunjukkan bahwa ekstrak daun salam memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, minyak atsiri, dan alkaloid yang berperan sebagai antioksidan dan antidiabetic (Astuti, P., et al., 2012). Penelitian in vivo menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah dan kolesterol total pada hewan uji yang mengalami hiperglikemia Widharna & Soemardji, 2014).
Referensi:
- Widharna, R. M., & Soemardji, A. A. (2014). Effect of Syzygium polyanthum (Wight) leaf extract on blood glucose and lipid profiles in hyperglycemic rats. Indonesian Journal of Pharmacy, 25(2), 120–127.
- Astuti, P., et al. (2012). Potensi daun salam sebagai antihipertensi dan antidiabetes. Jurnal Kesehatan, 3(1), 45–52.
- https://www.inaturalist.org/observations/295047754
Lokasi Tanaman: